Pages

Mengenai Saya

Produk Antibiotik Alamiah

100% Herbal, Aman Tanpa Efek Samping. Propolis ProSmart merupakan Propolis terbaik di Indonesia

Fungsi Propolis Bagi Tubuh Manusia

ANTIBIOTIK Alami,Anti Virus, Anti Bakteri, Anti Jamur. Tidak ada efek samping , DETOKSIFIKASI,Pembuangan Racun Dalam Tubuh,Meningkatkan IMUNITAS,ANTIOKSIDAN Sebagai Pencegah dan Penyembuh Kanker,NUTRISI Yang baik

Kerjasama yang tertulis

Dikembangkan oleh Da-Yeh University Changhua, Taiwan R.O.C. yang diproduksi oleh Dalong Biotechnology Co.,Ltd dibawah penelitian para Profesor Tai- Hao Hsu, Ph.D, Shi-Ching Zhao Ph.D. ProSmart sebagai World Wide Authorization Agen di Indonesia.

Propolis ProSmart di Produksi dengan Standar G.M.P

Sistem Teknologi Ekstrak Propolis tercanggih saat ini di dunia ditemukan dan dikembangkan oleh Da-Yeh University Changhua, Taiwan R.O.C. yang diproduksi oleh Dalong Biotechnology Co.,Ltd

Jumat, 03 Oktober 2014

RAFAEL NADAL, SI PANTANG MENYERAH

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - RAFAEL NADAL, SI PANTANG MENYERAHPerjuangan habis-habisan dan pantang menyerah sampai tetes darah terakhir barangkali tepat untuk menggambarkan perjuangan Rafael Nadal mengalahkan petenis nomor satu dunia, Roger Federer di ajang tennis Wimbledon. Betapa tidak, mereka mencetak rekor permainan tenis terlama dalam sejarah, yakni empat jam 48 menit. Dan, itu pun dengan skor yang sangat ketat, 6-4, 6-4, 6-7, 6-7, dan 9-7. Selama ini, tepatnya dua musim berturut-turut, Nadal selalu kalah di final Wimbledon oleh Federer. Nadal yang dikenal sebagai jago lapangan tenis tanah liat hanya bisa menang dari Federer di final Perancis Terbuka, yang memang menggunakan lapangan tanah liat. Selebihnya, jika berjumpa di lapangan rumput, hampir selalu dipastikan Federerlah pemenangnya. Karena itu, kemenangan Nadal atas Federer di Wimbledon ini menjadi sejarah tak terlupakan bagi Rafael Nadal. Sebab, selain bisa mengalahkan musuh bebuyutannya beberapa tahun belakangan, Nadal juga kembali mengharumkan nama negaranya-Spanyol-yang terakhir jadi juara di Wimbledon tahun 1966 atas nama Manuel Santana. Yang jelas, pertandingan kali itu memang layak disebut sebagai pertarungan tenis abad ini. Betapa tidak, susul menyusul angka, hingga jatuh bangun mewarnai partai yang juga diselingi hujan tersebut. Beberapa kali kejar mengejar angka terjadi, bahkan hingga ke angka kritis. Sang pemenang ditentukan oleh kesiapan dan mental juara serta semangat juang habis-habisan. Meski, yang kalah pun sebenarnya juga punya daya juang yang tak kalah lu....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

0 komentar:

Posting Komentar